Ya apa boleh buat, Kanjeng Umi baru sampai di solo jam
21.00. Tole dan Eyang Putri ke Rumah sakit duluan habis maghrib, untuk njenguk
dan pamitan sama Eyang Sutardi yang sedang dirawat. Setelah selesai mendoakan
kami kembali ke rumah sekitar jam 20.00.
Kanjeng Umi sudah mendarat, Tole dan Buvi menjemput ke
bandara. Melepas kangen yang cukup singkat, karena Tole harus ke kampus untuk
mabit. Lucu juga sih, emaknya dateng Anaknya pergi….
………….
Dari rumah jam 23.00, pesan gojek ke kampus. Semua kafilah
sudah pada bobo. Oh iya KAFILAH adalah sebutan untuk rombongan yang akan
berangkat mengikuti MTQMN. Dan menurut data yang ada, Kafilan UNS termasuk yang
banyak jumlahnya, sekitar 35 orang. Universitas lain ada yang mengirim 15
orang, 9 orang, bahkan ada yang cuma dua orang aja. Alhamdulillah, bersyukur kampus
UNS selalu mendukung mahasiswanya untuk bisa berprestasi. Anggaran yang tidak
sedikit pastinya untuk mengirim delegasi sebanyak itu. Mantap dan Terimakasih
lah untuk Bapak Rektor dan para Wakil Rektor beserta jajarannya. Ehhem…
Awalnya mau ikutan bobo, tapi kok gak bisa. Akhirnya ngobrol-ngobrol
dulu sama peserta lain dan official yang masih bangun… ada Mas Faris dan Bukhori
AM waktu itu. Sampai akhinya kantuk itu datang, barulah bisa tidur sekitar jam
02.00 pagi.
………….
Adzan subuh berkumandang, cie elah berkumandang. Ya waktu
subuh lah intinya. Kita bersih-bersih, wudhu, ada yang mandi juga. Semuanya pakai
jaket seragam warna hitam, berkerah, berkantong samping, dibelakngnya ada
tulisan identitas kafilah, di depan ada logo UKM IQ, di lengannya ada logo
kampus dan logo ristekdikti. Wah bangga sekali lah rasanya subuh itu…
Seusai sholat, ada dua bus datang. Para kafilah baik yang
lanang maupun yang wadon, semuanya menempatkan barang-barangnya masuk kedalam
bus. Setelah masuk barang-barang, kita kumpul sebentar untuk berdoa dan berfoto
bersama. Brangkaaaat….
Sampai di Bandara Adi Sumarmo sekitar jam 06.45, sementara
kita boarding jam 7.30, wah harus segera masuk ini, karena bagasi kafilah
banyak dan takut habis waktunya. Bener
aja, pas antri masukin bagasi ada sedikit kerempongan yang terjadi. Yang harus
cetak tiket, yang bagasi seabnyak itu haru dibagi atas nama beebrapa KTP lah. Kalo
panic malah gak selesai. Bacain Al-fatihah aja lah sama sholawat. Mungkin
diantara temen-temen kafilah ada yang pertam akali naik pesawat begitu juga
officialnya, jadi ya masih pada bingung kali ya… ga ada yang gerak gitu atau
mau gerak takut salah, untung ada temen-temen yang sudah sering ngurus beginian
jadi dihandle dan semuanya bagasi bisa masuk.
Kerempongan berikutnya adalah ketika masuk ke cek x-ray. Ada
yang udah masuk suruh balik lagi gara-gara harus copot ikat pinggang, alarm nya
bunyi, belum copot jam tangan, hapenya di kantongin. Ada yang hapenya keselip. Ya
dinamika rombongan ya begitu… diasikin aja hehehe….
Masuk ruang tunggu, ada yang ke kamar mandi dulu buang air,
ada yang foto-foto untuk keperluan upload dan instastory, bikin caption, update
status, ngobrol-ngobrol dengan penumapng lain bahkan ada yang ternyata kafilah
MTQ juga dari kampus lain.
………….
Masuklah kami ke pesawat, wah campur kursinya… padahal
biasanya adatnya UKM IQ itu anti banget campur cewek sama cowok. Jadi ada yang
tuker-tukeran kursi biar sebelahnya cewek semua, yang cowok padahal seneng itu
sebelahan sama cewe… tapi ya untuk menjaga.. cie elah menjaga. Tole udah dapet
tengah nih, kiri cewek, kanan cewe. Eh minta tuker… Tole pindah, sebelahan
Abyan sama Haris… asikin aja yang penting mabur sampai ke Aceh….
Dari Solo kita transit dulu di Jakarta…. Di Jakarta Tole
Laper… (bersambung)

Komentar
Posting Komentar